10 Penyebab Nafas Bau Busuk yang Paling Umum

Penyebab nafas bau tidak enak.

Nafas bau busuk juga dikenal dengan istilah oral malodor atau halitosis, merupakan kondisi yang sangat umum dan bisa diatasi. Baca juga artikel yang membagi cara menghilangkan bau mulut tak sedap. Nafas bau dapat disebabkan oleh sesuatu yang kamu makan, atau penyebab yang lebih serius yaitu masalah kesehatan mulut atau masalah medis yang lebih serius. Pada artikel ini akan akan menjelaskan beberapa penyebab bau mulut yang biasa dan bau mulut kronis atau halitosis.

Kesehatan Mulut

Sebagian besar nafas bau tidak enak disebabkan oleh mulut tidak bersih. Jika kamu tidak membersihkan gigi dan seluruh bagian mulut secara teratur, sisa-sisa makanan tetap berada di mulut dan bakteri menumpuk dan berkembang biak (juga disebut dengan plak). Plak tersebut dapat terbentuk di gigi kamu. Permukaan lidah yang tidak rata serta amandel dapat menjebak partikel makanan serta bakteri yang ada di mulut menghasilkan bau nafas tak sedap. Kebersihan mulut yang buruk juga menyebabkan masalah kesehatan mulut lainnya seperti gigi berlubang dan penyakit gusi. Masalah-masalah kesehatan mulut tersebut ada kaitannya dengan bau nafas. Merawat kesehatan keseluruhan mulut secara rutin dan konsisten adalah kunci utama untuk menghindari nafas bau busuk.

Mulut kering

Air liur membantu menjaga mulut tetap bersih dengan menghilangkan partikel makanan yang menyebabkan nafas bau. Ketika produksi air liur mengendur atau berhenti, suatu kondisi yang disebut dengan xerostomia, dapat menyebabkan nafas bau. Hal seperti ini sering terjadi secara alami saat sedang tidur. Itulah sebabnya sering kita merasa napas agak bau saat bangun tidur. Tetapi jika masalah mulut kering berlanjut sepanjang hari, mungkin butuh pengobatan yang lebih serius.

Mengkonsumsi Makanan dan Minuman Beraroma

Setelah mengkonsumsi makanan beraroma, seperti bawang merah, bawang putih, sayuran dan rempah-rempah tertentu, partikel makanan yang menyebabkan nafas bau memasuki aliran darah dan dialirkan ke paru-paru. Itulah salah satu faktor yang membuat mulut tidak segar setiap kali kamu menghembuskan napas dari paru-paru.

Masalah pencernaan

Gangguan pencernaan, sembelit, atau usus yang tidak sehat dapat menyebabkan nafas bau busuk. Jika kamu sering mengalami asam lambung, bau dari makanan yang baru saja dikonsumsi dapat dengan mudah kembali ke kerongkongan dan keluar dari mulut, menyebabkan nafas tidak segar.

Loading...

Makanan Berkadar Gula Tinggi

Selain makanan yang penuh aroma dan lezat atau pedas, makanan yang kadar gula dan protein nya tinggi juga dapat menyebabkan nafas bau busuk. Makanan yang berkadar gula tinggi dapat menyebabkan bau mulut dan bisa menjadi penyebab halitosis karena gula dibutuhkan bakteri penyebab bau yang ada di dalam mulut. Bakteri yang secara alami ada di mulut memakan gula yang mengubah rasa manisnya menjadi bau asam.

Makanan Tinggi Protein atau Rendah Karbohidrat

Karbohidrat berguna bagi fungsi-fungsi penting dalam tubuh kita. Jika makanan yang kamu makan rendah karbohidrat, itu dapat menyebabkan mulut tidak segar. Ketika tubuh tidak mendapat asupan karbohidrat yang cukup karena diet yang ekstrem, hal tersebut dapat menyebabkan perubahan pada metabolisme tubuh yang dapat menyebabkan nafas bau tak sedap. Itu juga alasan utama kenapa nafas bau saat berpuasa.

Sedangkan makanan berprotein tinggi, terkadang sulit dicerna tubuh dan cenderung melepaskan gas belerang ketika tidak dimetabolisme. Oleh karena itu, jika kamu ingin nafas kamu tidak bau, hindari makanan berprotein dengan mengkonsumsi makanan yang lebih seimbang dan bergizi termasuk lebih perbanyak makan sayuran dan herbal.

Kopi

Jika kamu adalah pecandu berat kopi di pagi hari sebelum memulai aktifitas sehari-hari, itu dapat membuat nafas bau tidak enak. Memang ada beberapa manfaat kopi bagi kesehatan dan kesegaran. Tapi kopi yang dikonsumsi dapat menjadi penyebab bau mulut karena rasanya yang kuat serta efeknya pada produksi air liur. Setelah minum kopi, kafein yang terkandung menyebabkan penurunan produksi air liur. Lebih sedikit air liur berarti peningkatan perkembang biakan bakteri penyebab bau pada mulut.

Merokok

Produk tembakau, apakah itu dalam bentuk rokok, kunyah atau pipa, semuanya menyebabkan nafas bau tidak enak. Selain itu, juga menyebabkan masalah kesehatan mulut yang jauh lebih serius. Selain membuat nafas bau seperti asbak, tembakau juga merusak jaringan gusi dan menyebabkan penyakit gusi, yang merupakan faktor penyebab nafas bau busuk.

Alkohol

Penyebab nafas bau berikutnya adalah konsumsi alkohol. Semakin sering minum minuman yang mengandung alkohol, maka semakin besar juga kemungkinan nafas jadi bau. Minum alkohol, terutama jika berlebihan, dapat menyebabkan penurunan produksi air liur. Sehingga mulut jadi lingkungan yang bagus bagi perkembang biakan bakteri penyebab mulut tidak segar.

Obat Resep

Banyak obat resep yang memiliki efek samping mulut kering. Saat mulut kering, produksi air liur menurun. Sehingga mulut menjadi lingkungan yang baik untuk bakteri berjembang biak. Konsumsi obat resep berkepanjangan dapat menyebabkan ketidaknyamanan dan menyebabkan nafas bau tidak enak. Selain itu, ada juga obat yang saat dicerna dan diproses dalam tubuh melepaskan bahan kimia yang dapat dibawa melalui aliran darah ke napas.

Penyebab Nafas Bau Lainnya

Meskipun kebanyakan nafas bau busuk disebabkan oleh bakteri penyebab bau, ada sejumlah kondisi kesehatan lain yang ada kaitannya terhadap masalah tersebut. Bau mulut bisa menjadi penanda bahwa kemungkinan ada penyakit pada tubuh seseorang. Penyakit tenggorokan, infeksi pernapasan dan amandel, masalah sinus, diabetes, masalah lever dan ginjal, serta gangguan darah tertentu semuanya dapat menyebabkan bau nafas tidak enak. Dalam beberapa kasus yang langka, bau mulut bisa menjadi penanda kanker atau kondisi kesehatan serius lainnya seperti gangguan metabolisme.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *