9 Kamera untuk Vlog yang Bagus Buat YouTuber Pro

Kamera yang bagus untuk vlog.

Kini saatnya untuk jadi YouTuber yang lebih kreatif dan profesional. Karena kamu bisa mendapatkan uang dari YouTube jika channel yang kamu miliki dikelola dengan baik dan benar. Memang banyak kamera ponsel sekarang yang cukup bagus untuk YouTube. Tapi jika kamu ingin agar video YouTube buatanmu berkualitas, kamu perlu kamera untuk vlog yang bagus.

Daftar kamera vlogging terbaik yang ada di daftar ini akan mencakup penjelasan hal-hal terpenting. Sekaligus menghemat banyak waktu karena semuanya dijelaskan secara singkat dan jelas. Jadi, mungkin kamu tidak perlu cari-cari informasi lagi mengenai fitur penting dari kamera-kamera tersebut.

Daftar kamera vlog ini adalah berdasarkan pendapat dari pengguna YouTube, pengalaman Mitra YouTuber dan ulasan kamera vlog yang bagus. Perlu dicatat bahwa kamera-kamera yang ada di daftar tergolong untuk profesional, jadi harganya mungkin cukup mahal. Memang ada opsi yang lebih murah dengan kualitas lumayan bagus. Tapi jika kamu ingin serius jadi vlogger, baca terus artikel ini sampai habis.

Baca Ini Dulu Sebelum Mengocek Kantong Lebih Dalam

Ada begitu banyak jenis kamera, tapi kamera seperti apa yang tepat untuk vlogging? Perlu mengetahui kelebihan masing-masing jenis kamera dan memilih yang paling cocok untuk gaya dan keperluan vlogging kamu. Jika tidak, kamu bisa jadi beli kamera yang sangat mahal atau terlalu mahal.

Berbicara soal kamera vlog, disini tidak meninjau GoPro karena tidak cocok untuk vlog. Nanti akan dijelaskan juga kenapa GoPro tidak cocok untuk vlog. Untuk saat ini, kamu harus mempertimbangkan di antara 3 jenis: mirrorless, DSLR dan compact. Dan tentu pilihan kamu bergantung pada jenis channel vlog yang kamu kelola.

Loading...

Kamera Vlog Jenis Apa yang Cocok untuk Kamu?

Compact:

  • (+) Cocok untuk vlogging sehari-hari.
  • (+) Bisa ditaruh di saku dan bagasi.
  • (-) Daya tahan baterai rendah.
  • (-) Tidak ada input mic eksternal.
  • (-) Kurang bagus pada kondisi cahaya redup.

Mirrorless:

  • (+) Ukuran lebih besar tapi masih layak untuk vlog.
  • (+) Bagus dalam kondisi cahaya rendah.
  • (+) Lensa yang bisa ditukar ke jenis lensa kamera lain.
  • (+) Beberapa produk dilengkapi dengan input mic eksternal.
  • (-) Daya tahan baterai rendah.

DSLR:

  • (+) Lensa yang bisa ditukar.
  • (+) Bagus dalam kondisi pencahayaan rendah.
  • (+) Daya tahan baterai bagus.
  • (+) Sebagian besar DSLR dilengkapi dengan input mic eksternal.
  • (-) Besar dan berat.

Kenapa GoPro Kurang Cocok untuk Vlogging

Sebagai vlogger, selain ingin ditonton, tentu kamu juga ingin netizen mendengarkan autio yang ada beserta video buatanmu. Nah, sedangkan kualitas audio hasil rekaman menggunakan GoPro tidak bagus. Fitur unggulan GoPro adalah lensa fish-eye (mata ikan) nya dan hanya serbatas lensa mata ikan tunggal saja. Tentu kurang nyaman juka audiens kamu selalu menonton video dengan tampilan lensa melar lengkung.

Gunakanlah GoPro hanya sebagai kamera pelengkap. Sangat berguna untuk mengambil bidikan sudut lebar dan untuk merekam point-of-view (video di mana orang dapat melihat perspektif dari apa yang kamu lihat) yang bagus untuk konten olahraga. Kegunaannya GoPro sangat terbatas hanya untuk jenis rekaman seperti itu saja.

Jika kamu ingin merekam hal-hal lain, tentu kamu membutuhkan salah satu kamera vlog terbaik yang akan dibahas di artikel ini. Jangan terbuai oleh kualitas 4k berukuran kecil dengan harga murah. Tentu ada alasan kenapa sebuah kamera 4k jauh lebih murah daripada kamera 4k lainnya.

Video ber-resolusi tinggi tidak berarti kualitas gambarnya yang baik. Oleh karena itu, kamu membutuhkan kamera yang dapat merekam video yang nantinya tidak akan ditonton berjam-jam di YouTube. Karena durasi video yang ideal untuk YouTube adalah sekitar 3 s/d 30 menit. Alasannya, biasanya netizen mencari atau membuka video di YouTube hanya untuk sekedar mencari informasi berupa tutorial, tips, trik atau berita sekilas, bukan untuk menonton film.

Disamping itu, sangat direkomendasikan untuk membeli kamera vlog ber-resolusi tinggi dengan fitur layar flip (bisa diputar) dan lengkap dengan input mic eksternal. Apalagi jika kamu adalah solo vlogger yang butuh memonitor proses rekaman video kamu. Tentu akan sangat boros jika harus menggunakan monitor tambahan khusus melihat video proses perekaman dan tentu kurang praktis (bagi travel vlogger).

Canon EOS M50 – Kamera Terbaik untuk Vlogging Pilihan Editor

Kamera untuk vlog dengan layar LCD sentuh bisa diputar.

Spesifikasi ​Canon EOS M50:

  • Sensor: Mirrorless APS-C
  • Kualitas Gambar: ​4k (1.7x crop)
  • Berat (Tanpa lensa): ​351 gram
  • Flip Screen: Ya
  • Port Mic Eksternal: Ya
  • ​Stabilization: Combination iS
  • Harga: mulai dari Rp. 7.800.000,-

Cocok untuk:

  • Vlogging sehari-hari.
  • Vlog kecantikan.
  • Travel vlogging.
  • Vlogging di luar ruangan.

Vlogger Populer yang Menggunakan ​Canon EOS M50:

  • Kristian PH (340.000+ Subscriber)
  • Potato Jet (140.000+ Subscriber)
  • Sawyer Hartman (1.800.000+ Subscriber)
  • Say Tioco (225.000+ Subscriber)

Canon EOS M50 dirilis pada bulan Maret 2019, jadi kamera vlog ini cukup baru. Dan hal positif nya adalah, sepertinya Canon berpikir tentang vlogger saat mendesainnya.

Meskipun kamera ini adalah pendatang baru di kancah vlogging, banyak pengulas kamera terkemuka seperti Jared Polin dan Kai Man Wong menjuluki Canon EOS M50 sebagai kamera vlogging terbaru dan terbaik untuk pemula dan juga untuk vlogging saat bepergian.

Fitur andalah M50 adalah kemampuannya untuk merekam video 4K dan layar yang bisa diputar. Para pengulas memuji kualitas rekaman 4K yang tajam menggunakan M50. Tetapi terasa kurang memuaskan mengingat faktor crop yang ditambahkan dan kurangnya fungsi poxel AF ganda saat memotret dalam mode 4K.

M50 lebih ringan dari kamera full frame dan dilengkapi dengan layar sentuh LCD bisa diputar yang masih tidak dimiliki beberapa kamera vlogging kelas atas. Bisa menghasilkan video berkualitas tinggi dengan resolusi 1080p dengan sistem dual pixel autofocusing.

Kelebihan dan Kekurangan Canon EOS M50

  • (+) Rekaman 4k
  • (+) Kamera vlog terbaru
  • (+) Sensor DSLR berukuran kecil
  • (+) Banyak fitur yang cocok untuk vlogger
  • (-) Tidak sepraktis G7X
  • (-) Rekaman 4k yang di-crop
  • (-) Daya tahan baterai singkat

Kamera yang Bagus untuk Vlog Jenis Compact – Vlogging Sehari-hari

Kamera compact seringkali lebih bermanfaat bagi vlogger yang ingin merekam video di luar ruangan. Biasanya tidak cocok untuk kondisi cahaya rendah. Tetapi kamera compact yang ada di daftar ini memiliki sensor berkualitas tinggi yang memungkinkan untuk menjaga kualitas tetap prima walau dalam koondisi gelap. Itulah alasan utama mengapa dikategorikan kamera compact terbaik terbaik untuk vlog.

1. Canon G7X Mark II

Kamera terbaik untuk vlogging sehari-hari.

Spesifikasi Canon G7X Mark II:

  • Sensor: Compact 1″ CMOS
  • Kualitas Gambar: ​1080p60​
  • Berat: ​320 gram
  • Flip Screen: Ya
  • Port Mic Eksternal: Tidak
  • ​Stabilization: Ya
  • Harga: mulai dari Rp. 6.900.000,-

Cocok untuk:

  • Vlogging sehari-hari
  • Travel vlogging

Vlogger Populer yang Menggunakan ​Canon G7X Mark II:

  • ​Zoella (12.000.000+ subscriber)
  • ​Roman Atwood (14.000.000+ subscriber)
  • Joey Graceffa (9.000.000+ subscriber)
  • ​Faze Rug (10.000.000+ subscriber)

Sama seperti G7 X yang masih merupakan salah satu kamera vlog terbaik di tahun 2019, jadi yang ini adalah versi Mark II yang baru, dirilis pada bulan Mei 2019.

Model ini memiliki semua fitur-fitur andalan yang ada di G7 X Mark I, tetapi dengan beberapa fitur tambahan dan peningkatan untuk memaksimalkan kinerjanya.

Jadi, G7X Mark II memiliki lensa yang bagus, layar sentuh dan model flip, koneksi wireless, kualitas gambar bagus bahkan dalam kondisi cahaya rendah dan dengan fitur autofokus yang cepat dan akurat.

Selain itu, Mark II dilengkapi dengan beberapa fitur tambahan seperti pegangan karet yang membantu vlogger memegang kamera sehingga tidak mudah tergelincir ke tangan pergelangan tangan. Hadir dengan processor yang lebih baik, yang membuatnya loading lebih cepat, terutama saat dihidupkan. Autofokus nya lebih bagus dari Mark I dalam situasi kontras rendah dan kualitasnya lebih bersih dalam kondisi cahaya rendah.

Dilengkapi juga dengan pengatur baterai yang sama dari model sebelumnya, tetapi tahan untuk pemotretan 265 kali jepretan, bukan 210 kali seperti pendahulunya.

Tidak ada port mikrofon eksternal, tetapi ukuran kamera ini praktis yang mudah dibawa-bawa. Jadi, mic bawaannya cukup untuk vlogging sehari-hari.

Kelebihan dan Kekurangan Canon G7X Mark II:

  • (+) Lensa berkualitas tinggi.
  • (+) Stabilisasi gambar yang luar biasa.
  • (+) Autofokus-nya bagus.
  • (+) Kecil dan ringan.
  • (-) Sensor kecil.
  • (-) Tidak ada port mic eksternal.
  • (-) Ada kamera lain yang lebih murah dengan kualitas 4k.

2. Panasonic LX10

Spesifikasi Panasonic LX10:

  • Sensor: Compact 1″ CMOS
  • Kualitas Gambar: ​2160p30​ (4k)
  • Berat: ​310 gram
  • Flip Screen: Ya
  • Port Mic Eksternal: Tidak
  • ​Stabilization: Ya
  • Harga: mulai dari Rp. 7.600.000,-

Cocok untuk:

  • Vlogging sssehari-hari.
  • Travel vlogger.

Vlogger Populer yang Menggunakan ​Panasonic LX10:

  • ​​Sashi (​26.000+ subscriber)
  • ​​Fenchel & Janisch (270.000+ subscriber)
  • ​Kaysha (111.000+ subscriber)
  • ​​Jermaine Ellis (​54.000+ subscriber)

Panasonic mendapatkan banyak perhatian akhir-akhir ini berkat produk kamera dengan kemampuan rekam video yang bagus. Jadi, saat ini Panasonik adalah merek yang tidak boleh kamu lewati jika memilih kamera untuk vlog yang bagus.

Sekarang kamu bisa lihat banyak produk kamera kecil yang bagus bermerek Panasonik yang bisa bersaing dengan merek-merek kamera tersohor seperti Sony dan Canon. Selain itu, LX10 (LX15 di Eropa) adalah salah satu opsi yang dipilih para vlogger.

Alasan utamanya adalah karena termasuk kamera termurah yang dapat merekam 4k dan fitur-fitur lain juga cocok untuk vlogging. Tidak terdapat masalah overheating yang sering ditemui pada kamera 4k (misalnya Sony RX100).

LX10 dilengkapi dengan layar sentuh yang bisa diputar secara otomatis. Fitur ini sekaligus menjadikannya pesaing terberat kamera standar yang bagus untuk vlog.

Autofokus LX10 lebih cepat dibandingkan G7X, tetapi tidak setepat Sony RX100. Itu juga alasan yang masuk akal kenapa kamu harus mempertimbangkan LX10 dari segi penggunaan mode fokus manual. Mode fokus manualnya mengurangi bukaan lensa agar tidak keluar dari fokus.

Kelebihan dan Kekurangan Panasonic LX10

  • Kamera bisa rekam video 4k dengan harga relatif murah.
  • Lensa berkualitas tinggi.
  • Dapat dikantongi.
  • Autofokus otomatis-nya kurang bagus.
  • Tidak ada port mic eksternal.
  • Sensor kecil.

3. Sony RX100 Mark V​

Kamera vyang bagus untuk vlog versi compact.

Spesifikasi Sony RX100 Mark V​:

  • Sensor: Compact
  • Kualitas Gambar: ​2160p30​ (4k)
  • Berat: ​299 gram
  • Flip Screen: Ya
  • Port Mic Eksternal: Tidak
  • ​Stabilization: Ya
  • Harga: mulai dari Rp. 10.900.000,-

Cocok untuk:

  • Vlogging sehari-hari.
  • Travel vlogger.

Vlogger Populer yang Menggunakan ​Sony RX100 Mark V​:

  • ​​​iJustine (​5.300.000+ subscriber)
  • ​​​​Vagabrothers (740.000+ subscriber)
  • ​Sara Dietschy (392.000+ subscriber)
  • ​​FaZe Rain (​​5.200.000+ subscriber)

Sony RX100 adalah salah satu kamera vlog terbaik model compact yang banyak digunakan vloggers di seluruh dunia. Tapi mungkin untuk sebagian vlogger agak sedikit berlebihan untuk merekam video.

Kalau diibaratkan, kamera ini adalah kombinasi dari Canon G7X MII dan Panasonic LX10. Fitur autofocus-nya bisa diandalkan seperti Canon, dengan kualitas gambar seperti Panasonic (bahkan bisa dibilang lebih bagus).

Dari antara ketiga perbandingan kamera vlog tersebut, Sony RX100 Mark V yang paling mahal. Yang mana aspek lain kurang lebih sama saja. Kamera ini juga bisa memotret 120 frame per detik, jadi banyak klip video slow motion yang ada di YouTube diambil menggunakan kamera mungil ini.

Kelebihan dan Kekurangan Sony RX100 Mark V

  • (+) Bisa rekam video 4k.
  • (+) Ultra slow motion pada 960fps.
  • (+) Profil warna realistis.
  • (-) Sensor kecil.
  • (-) Tidak ada port mic eksternal.
  • (-) Mahal untuk sebuah kamera model compact.

Kamera yang Bagus untuk Vlog Jenis DSLR

DSLR terbilang ribet dipegang atau dibawa kemana-mana. Tapi karena bagus untuk kondisi cahaya rendah, kamera DSLR merupakan pilihan yang bagus untuk vlogging. Beberapa produk DSLR seperti kamera mirrorless yang harganya kurang lebih sama dan bagus untuk kondisi cahaya rendah. DSLR adalah pilihan yang kurang tepat jika kamu sering outdoor untuk vlogging. Tapi, karena dilengkapi dengan input mic eksternal dan dengan baterai yang lebih besar, DSLR cocok jika kamu memprioritaskan kualitas video dan audio yang lebih bagus. Itulah alasan utama kenapa DSLR jadi opsi yang sangat baik untuk vlogger yang ingin merekam video, terutama di indoor seperti di rumah, studio, ataupun kantor. Pilih salah satu dari daftar di bawah ini kecuali kamu harus bawa-bawa kamera kemana-mana untuk vlogging seperti travel vlogger.

1. Canon EOS 80D

Spesifikasi Canon EOS 80D:

  • Sensor: DSLR APS-C​
  • Kualitas Gambar: 1080p60​
  • Berat: 730 gram
  • Flip Screen: Ya
  • Port Mic Eksternal: Ya
  • ​Stabilization: Ya
  • Harga: mulai dari Rp. 14.800.000,-

Cocok untuk:

  • Vlog kecantikan.
  • Indoor.

Vlogger Populer yang Menggunakan ​Canon EOS 80D:

  • Harry Main (​815.000+ subscriber)
  • Being Neiicey (100.000+ subscriber)
  • ​Charley Pangus (​80.000+ subscriber)
  • ​​Aspyn Ovard (​​​3.300.000+ subscriber)

Setelah 3 tahun dirilis, versi 70D yang juga diakui sebelumnya akhirnya memiliki generasi terbaru, yakni Canon EOS 80D. Versi yang baru ini masih merupakan DSLR yang bagus untuk YouTube. Memang benar kamera ini bukan yang ideal untuk dibawa-bawa. Karena pada umumnya kamera DSRL memang berat, tapi Canon EOS 80D masih memiliki bobot yang wajar dibandingkan dengan kebanyakan kamera DSLR.

Dan 80D adalah salah satu dari sedikit kamera DSLR yang bisa merekam video. Alasannya:

Tidak hanya memiliki sistem autofokus tercepat, tidak berisik dan akurat hingga masa pakai baterai di atas rata-rata (kurang lebih 960 foto). Selain itu DSLR Canon ini dilengkapi dengan banyak fitur sangat membantu untuk vlogging.

Dilengkapi dengan WiFi agar pengguna bisa mengunggah video langsung dari kamera, mode Video SnapShots, dan fokus layar sentuh. Layar flip-out nya sangat berguna buat indie vlogging, sama seperti yang ada pada seri 70D.

Seri 80D hadir dengan beberapa hal baru yang kurang di 70D, seperti:

  • Slow motion, berkat perekaman 1080p60.
  • Fitur timelapse.
  • Port headphone.
  • Cakupan viewfinder 100% (sedangkan seri 70D hanya 98%).
  • Daya tahan baterai yang lebih lama.

Semua hal baru tersebut sangat fantastis. Tapi rasanya kurang lengkap karena kamera ini tidak bisa perekaman video 4k, sedangkan hampir semua kamera Sony atau Panasonic terbaru bisa rekaman video 4k.

Kekurangan dan Kelebihan Canon EOS 80D

  • (+) Dilengkapi dengan port mic dan layar flip.
  • (+) Autofokus yang sangat bagus.
  • (+) Bagus untuk kondisi cahaya rendah dan efek bokeh.
  • (+) Daya tahan baterai panjang.
  • (-) Tidak ada image stabilization.
  • (-) Tidak ada port mic eksternal.
  • (-) Tidak bisa rekam video 4k, sedangkan sekarang banyak kamera yang lebih murah bisa 4k.

2. Canon EOS Rebel T7i​ – DSLR Terbaik untuk YouTuber Pemula

Kamera DSLR yang bagus untuk YouTuber pemula.

Spesifikasi Canon EOS Rebel T7i​:

  • Sensor: DSLR APS-C​
  • Kualitas Gambar: 1080p60​
  • Berat: 532 gram
  • Flip Screen: Ya
  • Port Mic Eksternal: Ya
  • ​Stabilization: Tidak
  • Harga: mulai dari Rp. 14.300.000,-

Cocok untuk:

  • Vlog kecantikan.
  • Indoor.

Sepertinya terakhir ini Canon banyak membuat seri kamera yang bagus untuk vlogging, yah, termasuk yang satu ini.

Kamera Canon EOS Rebel telah digunakan untuk membuat video YouTube selama bertahun-tahun oleh vlogger. Ini adalah pilihan umum sebagai DSLR pertama yang bisa rekam video. Bahkan, banyak seri Canon menjadi pilihan paling favorit di antara YouTuber kecantikan dan makeup. Alasannya adalah bahwa harga DSRL Canon lebih terjangkaudan lebih bagus dari merek yang lain di kisaran harga yang sama dalam hal kamera yang bisa video. Canon EOS Rebel T7i​ adalah DSLR termurah yang bisa merekam video dengan sangat baik.

Memang tidak memiliki sistem autofokus responsif seperti 80D, tetapi kualitas video-nya tinggi dan tampak profesional.

Dengan T6i atau T7i, kamu sudah bisa merekam video dengan kualitas gambar lebih tinggi dibandingkan kebanyakan channel YouTube rata-rata.

Sensor dan prosesornya sama dengan 80D yang harganya lebih mahal. Dengan seri T7o, kamu dapat mengharapkan kualitas gambar yang sangat mirip dengan 80D kelas atas.

Kelebihan dan Kekurangan Canon EOS Rebel T7i​

  • (+) Kualitas gambar sama dengan 80D yang lebih mahal.
  • (+) Bagus untuk cahaya rendah dan efek Bokeh (Sensor APS-C).
  • (+) Ada port mic dan layar bisa dibalik.
  • (-) Daya tahan baterai kurang.
  • (-) Tidak ada image stabilization.
  • (-) Tidak bisa 4k.

Kamera Mirrorless Terbaik untuk Vlog

Kamera mirrorless menggabungkan hal-hal yang unggul dari kedua jenis kamera di atas (Compact dan DSLR). Lensa kamera mirrorless dapat ditukar, sensor besar dan lebih mudah dibawa-bawa dibandingkan DSLR. Jika kamu adalah vlogger yang mencari kamera untuk merekam indoor dan outdoor, mungkin jenis Mirrorless-lah yang paling cocok untuk kamu. Memang tidak sepraktis kamera compact yang bisa dimasukkan saku, akan tetapi, kamera mirrorless adalah kamera dengan teknologi terkini yang beberapa diantaranya cocok untuk vlogger.

1. Sony a7SII​ – Kamera Vlog Terbaik yang Unggul dalam Kondisi Cahaya Rendah

Kamera mirrorless terbaik untuk vlog dan mudah dibawa-bawa.

Spesifikasi  Sony a7SII​:

  • Sensor: Full-Frame
  • Kualitas Gambar: 2160p30 (4k)
  • Berat: 627 gram
  • Flip Screen: Tidak
  • Port Mic Eksternal: Ya
  • ​Stabilization: Tidak
  • Harga: mulai dari Rp. 32.000.000,-

Cocok untuk:

  • Vlogging sehari-hari.
  • Vlog kecantikan.
  • Travel vlogger.
  • Vlogger indoor.

Vlogger Populer yang Menggunakan ​Sony a7SII:

  • ​RiceGum (10.000.000+ subscriber)
  • ​Jesse (10.000.000+ subscriber)
  • ​MarzBarVlogs (500.000+ subscriber)
  • ​Lavendaire (870.000+ subscriber)

Sony a7SII lah kamera mirrorless yang dapat mengalahkan Canon EOS 5D Mark III klasik. Hal tersebut diakui oleh seorang vlogger kawakan yang mengelola channel Lavendaire sukses dalam kategori daily vlog. Tapi bukan bukan hal tersebut yang harus kita bahas di sini.

Selain berteknologi baru, kamera ini mengungguli sebagian besar aspek yang ada pada Canon 5D Mark III. Kamu dapat menemukan kamera ini pada kisaran harga yang sama dan dapat merekam 4K, memiliki sensor yang lebih baik, autofokus yang lebih bagus, sistem stabilisasi gambar terbaru 5-axis (tidak perlu menggunakan lensa IS), WiFi, NFC, full-frame yang luar biasa, ukurang lebih praktis dan lebih mudah dibawa-bawa.

Kelebihan dan Kekurangan Sony a7SII

  • (+) Luar biasa pada kondisi cayaha gelap (sensor full-frame).
  • (+) Video 4k yang menakjubkan.
  • (+) Image stabilization yang sangat baik.
  • (+) Ringan.
  • (-) Daya tahan baterai kurang.
  • (-) Layar tidak flip-screen.

2. Panasonic GH5

Spesifikasi Panasonic GH5:

  • Sensor: Mirrorless Full-Frame
  • Kualitas Gambar: 2160p60 (4k)
  • Berat: 725 gram
  • Flip Screen: Ya
  • Port Mic Eksternal: Ya
  • ​Stabilization: Dual I.S.
  • Harga: mulai dari Rp. 21.000.000,-

Cocok untuk:

  • Vlog kecantikan.
  • Travel vlogger.

Vlogger Populer yang Menggunakan ​Panasonic GH5:

  • ​SmarterEveryDay (​6.000.000+ subscriber)
  • Jon Olsson (​1.000.000+ subscriber)
  • Casey Neistat (​10.000.000+ subscriber)
  • EverythingApplePro (​6.000.000+ subscriber)

Jika sebagian besar kamera mirrorless suka meniru DSLR dengan menambahkan sensor APS-C, Panasonic memutuskan untuk memasukkan sensor yang sedikit lebih kecil (Micro Four Thirds). Keputusan tersebut telah membuat kamera Panasonic paling cocok untuk vlogging.

Bisa dibilang Panasonic G7 adalah kamera mirrorless entry-level terbaik untuk vlog dengan. Tetapi Panasonic juga punya kamera mirrorless andalah untuk kelas menengah, yaitu Panasonic GH4 dan sekaligus merupakan mirrorless terbaik untuk vlogging, sedangkan kamera terbaik keluaran Panasonic adalah Lumix GH5.

Semua kamera yang disebutkan diatas memiliki kesamaan: layar sentuh yang sepenuhnya terartikulasi, port mikrofon eksternal, dan ukuran yang relatif kecil. Hanya mengorbankan sedikit kinerja pada cahaya rendah dan efek Bokeh karena sensornya lebih kecil. Akan tetapi, sensornya masih jauh lebih besar daripada yang ada pada kamera compact pada umumnya.

Faktanya, Panasonic telah mencapai kualitas video yang luar biasa dengan kapasitas 4k menggunakan GH5, dan dengan jangkauan dinamis dan kinerja bagus pada cahaya rendah.

Kelebihan dan Kekurangan Panasonic GH5

  • (+) Rentang dinamis yang luar biasa.
  • (+) Dibuat untuk video (IS, port mic, layar flip, hot-shoe).
  • (+) Stabilisasi gambar ganda.
  • (+) Rekaman 4k.
  • (-) Bukan yang terbaik untuk kondisi cahaya rendah (sensor 4/3 mikro).
  • (-) Sebesar dan sebesar DSLR.

3. Sony A6500​ – Kamera Mirrorless untuk Vlog yang Paling Ringan

Kamera yang bagus untuk vlog dengan fitur terlengkap dan praktis.

Spesifikasi Sony A6500:

  • Sensor: APS-C
  • Kualitas Gambar: 4kp30
  • Berat: 453 gram
  • Flip Screen: Tidak
  • Port Mic Eksternal: Ya
  • ​Stabilization: Ya.
  • Harga: mulai dari Rp. 13.600.000,-

Cocok untuk:

  • Vlogging sehari-hari.
  • Vlog kecantikan.
  • Travel vlogging.
  • Indoor.

Vlogger Populer yang Menggunakan ​Sony A6500:

  • ​Swiftstyle (22.000+ subsscriber)
  • Jay SonyAlphaLab (30.000+ subsscriber)
  • MicBergsma (450.000+ subsscriber)
  • Vimal Chintapatla (300.000+ subsscriber)

Apakah kamu memprioritaskan kamera untuk vlog yang baugs dan dapat merekam 4k hampir sempurna, (tidak ada yang sempurna) autofocus, port mikrofon eksternal dan semuanya dengan harga yang relatif lebih rendah? Sony A6500 lah yang cocok untuk kamu.

Sayangnya kamera ini tidak dilengkapi dengan fleep-screen. Aduh, sayang sekali ya! Yah, tetapi jangan sepelekan kualitasnya. Harga yang lebih murah dibandingkan kedua mirrorless teratas tadi tapi kualitasnya rekaman video nya sudah sangat baik.

Kelebihan dan Kekurangan Sony A6500

  • (+) Kualitas 4k terbaik dengan harga yang wajar.
  • (+) Bagus untuk cahaya rendah dan efek Bokeh (Sensor APS-C).
  • (+) Autofokus continous yang luar biasa.
  • (+) Mudah dibawa-bawa dan ringan.
  • (+) Hot-shoe, port mic dan stabilisasi gambar.
  • (-) Tidak ada layar flip.

Kamera Vlog Favorit dan Kesimpulan

Sudah tidak diragukan lagi bahwa kegiatan vlogging bukan hal yang sepele saat ini. Istilah tersebut terus menjadi lebih populer seiring berjalannya waktu dan perkembangan teknologi. Vlogger perlu mengumpulkan banyak subscribers, baik melalui saluran Youtube, Instagram, Twitch dan membangun komunitas agar mencapai tujuan yang diinginkan.

YouTube menjadi sangat kompetitif, dan netizen menjadi lebih sulit untuk terkesan karena kualitas video semakin bagus dimana-mana. Oleh karena itu, sebagai seorang vlogger, penting untuk memiliki kamera yang tepat yang dapat merekam kualitas gambar seperti yang digunakan para vlogger sukses saat ini.

Baca juga: kamera tembus pandang.

Jika kamu masih kurang yakin kamera untuk vlog terbaik mana yang harus kamu dipilih, perlu diingat bahwa:

  • Kamera compact adalah pilihan terbaik jika kamu tidak yakin. Kamu akan puas dengan kamera Canon G7X Mark II. Merupakan kamera vlogging paling populer yang banyak digunakan.
  • Kamera mirrorless lebih cocok jika kamu ingin teknologi kamera yang bagus untuk vlog dengan teknologi yang bertahan dalam jangka panjang. Kamu dapat memperbaruinya dengan lensa terbaru dan lebih baik, dan kebanyakan kamera mirrorless masih cukup mudah untuk dibawa kemana-mana. Pilihan favorit untuk vlogging adalah Canon EOS M50.
  • Kamera DSLR sangat bisa diandalkan, tetapi sangat berat sehingga tidak cocok untuk travel vlogging. Tapi dapat merekam dalam durasi waktu yang lebih lama dan kamu bisa memaksimalkan DSLR untuk vlog kamu jika kamu sering merekam di satu lokasi saja seperti di rumah atau studio kamu. Pilihan favorit adalah Canon EOS 80D.

Itulah tadi kesembilan kamera yang bagus untuk vlog dengan berbagai keunggulannya masing-masing. Jika kamu ada saran kamera yang lebih lengkap fitur dan teknologinya dari kesemua di atas, jangan sungkan-sungkan untuk berkomentar di kolom komentar di bawah.

Semoga ber-vlogging ria!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *