Wongunik.com

Buat hari-harimu lebih bermakna!

Jenis-Jenis Kamera Berdasarkan Fitur dan Kegunaannya

Wajar para pemula di dunia fotografi merasa bingung pada saat hendak belanja kamera digital. Karena ada banyak jenis-jenis kamera dengan fitur dan kegunaan yang berbeda-beda. Sedangkan fotografer profesional yang ingin ganti format kamera pun bisa kewalahan memilih kamera yang sesuai dengan kebutuhan profesionalnya. Karena begitu banyak jenis kamera. Selain itu, merek dan harganya pun juga beragam.

Memang produk-produk smartphone high-end biasanya dilengkapi dengan kamera canggih. Tapi pada kebutuhan tertentu, berinvestasi dalam bentuk kamera digital sangat diperlukan demi mendapatkan kualitas gambar foto yang lebih bagus. Nah, jika kamu ingin membeli kamera, berikut ini adalah jenis-jenis kamera yang bisa kamu pertimbangkan sebelumnya.

7. Kamera Saku

Kamera Saku sangat cocok untuk pengambilan gambar saat jalan-jalan.

Jenis kamera saku (compact camera) juga dikenal sebagai kamera point-and-shoot (bidik lalu jepret). Kamera saku biasa adalah kamera entry-level (level pemula) yang harganya murah dan disarankan untuk fotografer digital amatir.

Seperti jenisnya, compact, jenis kamera yang satu ini ukurannya kecil dan ringan. Kamera saku biasanya dibuat dengan pengaturan standar dan otomatis. Selain itu, juga merupakan pilihan kamera yang paling ramah pengguna atau mudah digunakan. Penggunaannya cukup membidik target dan menekan tombol jepret.

Loading...

Kamera saku melakukan semua tugas fotografi secara otomatis. Mulai dari menaksir pemandangan dan menentukan eksposur yang tepat. Jenis kamera yang satu ini biasanya dilengkapi dengan fitur blitz internal dan lensa zoom. Baca juga artikel lain yang membahas mengenai berbagai jenis lensa kamera.

Kamera ini juga dilengkapi dengan layar LCD. Jadi, kamu bisa melihat pemandangan di layar LCD terlebih dahulu sebelum menekan tombol jepret untuk pengambilan gambarnya.

Ada juga kamera saku yang dilengkapi dengan beberapa fungsi manual. Hal tersebut memungkinkan pengguna agar bisa memegang kendali fotografi yang lebih banyak.

Disamping fiturnya yang simpel dan praktis, jenis kamera saku biasanya dirancang hanya untuk kemudahan penggunaan. Artinya, kamera ini tidak memberi kontrol atas setiap pengaturan kamera secara manual. Beberapa model kamera saku memungkinkan untuk penggantian lensa.

Disamping semua kepraktisan dan kemudahan yang ditawarkan oleh kamera saku, sudah tentu ada kelemahannya. Yaitu, sensornya sangat kecil. Hal tersebut tidak memungkinkan untuk mengambil gambar dengan kualitas yang bagus atau tidak bisa mencetak gambar ukuran besar.

Kamera saku atau kamera compact cocok untuk penggemar fotografi, fotografer pemula atau sekedar hobi memotret. Tetapi jenis kamera ini tidak cocok untuk penggunaan profesional.

6. Kamera Saku Zoom

Jenis kamera saku zoom (zoom compact camera) dilengkapi dengan fitur lensa zoom yang lebih kuat dibandingkan kamera saku biasa. Dengan demikian, kemampuan pembesaran gambar bisa diseting jauh lebih besar.

Kamera saku zoom juga menawarkan pengaturan eksposur otomatis. Selain itu, sebagian besar produk kamera jenis ini juga menawarkan opsi manual dan perekaman HD.

Sayangnya kamera saku zoom tidak menawarkan lensa yang bisa ditukar. Hal tersebut dikarenakan sifat fungsi zoom-nya yang disempurnakan secara bawaan pabrik.

Kemampuan zoom pada jenis kamera ini berkisar antara 28-300mm. Biasanya model kamera ini dilengkapi paling sedikit 12 megapiksel. Fitur tersebut cukup bagus untuk pengambilan gambar pribadi atau pemotretan keluarga sehari-hari.

Sama seperti jenis-jenis kamera saku lainnya, varian yang ini juga tidak cocok untuk penggunaan profesional.

5. Kamera Saku Advanced

Jenis kamera yang satu ini cocok untuk para penggemar fotografi yang lebih berpengalaman. Pengguna memiliki kontrol yang lebih banyak pada saat pengambilan gambar dibandingkan dengan jenis kamera saku lainnya.

Kamera saku advanced hadir dengan mode pencahayaan (exposure) manual dan pemfokusan manual (focusing). Fitur-fitur tersebut menempatkan varian kamera yang satu ini lebih canggih dari jenis kamera saku lainnya. Walaupun fiturn manual nya lebih banyak, kamera ini juga praktis ringan juga mudah digunakan.

Kamera saku advanced memungkinkan pengguna untuk mengambil gambar dengan resolusi lebih tinggi dibandingkan kualitas gambar hasil jepretan kamera handphone. Ukurannya yang kecil dan praktis cocok untuk dijadikan kamera pada saat jalan-jalan. Karena mudah digunakan untuk pengambilan gambar di berbagai situasi dan lokasi.

4. Kamera Aksi

Berbagai jenis kamera aksi dirancang untuk pemotretan di area dan cuaca ekstrim.

Kamera aksi disebut juga dengan action camera atau adventure camera. Seperti namanya, kamera aksi dikhususkan untuk para fotografer yang sering mengambil gambar pada beraksi atau berpetualangan.

Belakangan ini, jenis kamera yang satu ini sangat populer dan semakin banyak carian kamera aksi yang dipasarkan. Dari segi fitur, banyak kemiripannya dengan jenis kamera saku. Tetapi kamera aksi dilengkapi berbagai fitur yang mendukung pengambilan gambar pada saat situasi dan kondisi ekstrem.

Kamera aksi tahan terhadab berbagai kondisi cuaca dan tahan guncangan. Dengan lensa yang dilapisi dengan kaca yang sangat kuat dan tahan lama.

Biasanya kamera aksi memiliki ukuran sangat kecil, namun menawarkan berbagai fleksibilitas dan hasil gambarnya juga berresolusi tinggi.

Seperti halnya pada jenis kamera saku lainnya, kamera aksi tidak cocok untuk penggunaan profesional. Hal tersebut dikarena sensornya yang kecil dan lensanya tidak bisa ditukar.

Baca juga: Bentuk Kamera Tersembunyi.

3. Kamara DSLR (Digital Single Lens Reflex)

Kamera DSLR adalah jenis kamera yang cocok untuk fotografer profesional.

Kamera DSLR atay Digital SLR adalah kamera yang cocok untuk potografer profesional dan amatir yang serius. Ukurannya juga lebih besar dan lebih berat dibandingkan dengan kamera saku. Sebagian besar jenis kamera yang digunakan fotografer profesional adalah jenis DSLR, meskipun jenis kamera bridge dan kamera mirrorless juga sangat popular bagi kalangan profesional.

Desain dan fungsinya berasal dari kamera film. Model kamera DSLR kelas atas memiliki sensor full-frame. Hal tersebut juga terinspirasi oleh kamera film 35mm yang sekarang sudah dianggap jadul.

Banyak juga varian kamera DSLR yang dilengkapi dengan cropped-sensor. Harga kamera DSLR cropped-sensor lebih murah dan biaya produksinya juga lebih murah. Hal terebut memungkinkan jenis kameraDSLR dapat dibeli oleh berbagai kalangan konsumen.

Lensa kamera DSLR bisa ditukar. Kualitas dan kinerja kamera DSLR tergantung pada kamera yang dipilih, apakah memiliki cropped-sensor atau sensor full-frame.

Kualitas lensa kamera DSLR juga bervariasi. Sebagian besar produsen kamera DSLR menawarkan berbagai varian untuk fotografer amatir. Dan kemudian varian kamera DSLR yang jauh lebih mahal dikhususkan untuk fotografer profesional. Misalnya kamera DSLR merek Canon yang berseri L.

Kamera DSLR juga dilengkapi dengan berbagai pengaturan manual dan kontrol yang kreatif. Kamu dapat mengambil gambar dalam mode otomatis. Tetapi kamera ini juga menawarkan Aperture Priority, Shutter Priority dan mode Manual.

2. Kamera Mirrorless

Kamera Mirrorless semakin trending di kalangan penggemar fotografi.

Banyak yang beranggapan bahwa kamera mirrorless adalah kamera masa depan. Jenis kamera yang satu ini menawarkan sebagian besar fitur kamera DSLR. Akan tetapi ukurannya lebih kecil, lebih ringan dan biasanya harganya lebih murah. Tapi jika kita memperhatikan produk-produk kamera mirrorless terkini, sepertinya ukurannya semakin besar. Diibaratkan seperti produk ponsel yang sejak masa pengembangannya diproduksi semakin kecil, tapi semakin canggih teknologinya maka butuh ukuran yang lebih besar juga. Tetapi semuanya tergantung harga, kualitas dan kegunaannya juga.

Seperti namanya “mirrorless”, artinya kamera ini tidak memiliki cermin internal yang memantulkan cahaya ke sensor. Dengan pengertian lain, cahaya yang masuk ke lensa kamera langsung terarah ke sensor. Lemudian mentransmisikan tangkapan informasi visual ke layar LCD.

Produk kamera mirrorless keluaran terbaru adalah alternatif yang paling direkomendasikan sebagai pengganti kamera DSLR. Bahkan banyak fotografer profesional sekarang mulai beralih ke kamera mirrorless. Atau ada yang menggunakannya sebagai alternatif untuk DSLR biasa, misalnya untuk pemotretan saat bepergian.

Kamera mirrorless sangat serbaguna dan berkinerja tinggi. Selain itu, memberi banyak kendali kepada pengguna atas hasil pemotretan.

Pengguna juga dapat mengganti lensa pada kamera ini, dan juga dilengkapi dengan banyak fitur dan kontrol kreatif. Beberapa varian kamera mirrorles menawarkan fitur pengenalan wajah dan memiliki titik fokus di setiap bagian bingkai. Fitur tersebut bagus untuk fotografi di acara-acara penting atau pesta pernikahan.

Sebagian besar varian kamera mirrorless menawarkan kemampuan pengambilan gambar dan video resolusi tinggi. Banyak juga yang dilengkapi dengan WiFi. Kamera mirrorless juga memungkinkan pengguna bisa mengontrol kamera dari jarak jauh. Jadi, sangat cocok untuk pengguna yang suka selfie atau pembuatan video pribadi sendirian.

Kamera mirrorless keluaran terbaru saat ini ada yang mampu menangkap gambar dengan resolusi yang sangat tinggi. Bahkan bisa dibandingkan dengan beberapa varian kamera DSLR terbaik dengan harga yang lebih murah.

1. Berbagai Jenis Kamera Medium Format

Kamera Medium Format biasanya digunakan untuk keperluan periklanan.

Harga jenis kamera ini terbilang mahal, dan biasanya jauh lebih mahal dibandingkan jenis kamera lainnya. Tapi tidak perlu membeli kamera medium format jika tidak diperlukan. untuk sebagian besar situasi pengambilan gambar.

Yang dimaksud dengan istilah medium format pada kamera mengacu pada format film ukuran 120 yang digunakan dalam kamera film sistem Hasselblad V. Hasselblad adalah produsen terkemuka jenis sistem kamera ini.

Medium-format adalah kamera yang ukuran sensornya lebih besar dari DSLR full-frame. kamera medium format biasanya digunakan dalam pekerjaan periklanan tertentu, yang mana butuh pengambilan gambar berresolusi sangat tinggi.

Jenis ini menawarkan resolusi luar biasa dan memiliki sistem mode burst dan fitur autofokus yang kurang canggih. Dengan demikian, kamera medium format tidak cocok untuk setiap jenis pekerjaan fotografi.

Kelemahan kamera medium format sudah tentu harganya yang sangat mahal dan ukurannya terlalu besar. Alhasil, sebagian besar fotografi profesional lebih memilih untuk menyewa kamera medium format daripada membelinya dengan harga selangit.

Contoh kamera medium format adalah Hasselblad H6D-400c, yang menawarkan 100 megapiksel dan sensor 53,4 × 40.0mm. Harga kamera ini di kisaran $50.000 USD untuk kameranya saja.

Ketahui juga mengenai kamera tembus pandang.

Keputusan Akhir dalam Memilih Kamera

Mungkin kamu sampai di artikel ini karena ingin menjadi seorang fotografer pemula atau hanya sekedar penggemar. Atau mungkin juga ingin memasuki fotografi level profesional. Tidak masalah apapun level fotografi kamu, banyak jenis kamera yang bisa kamu pilih yang sesuai dengan kebutuhan kamu.

Oleh karena itu, sebelum membeli kamera, ada baiknya untuk meluangkan waktu untuk mengetahui lebih lanjut tentang fitur-fitur yang ditawarkan oleh sebuah kamera. Lalu mengurangi jumlah pilihan untuk membuat keputusan akhir.

2 thoughts on “Jenis-Jenis Kamera Berdasarkan Fitur dan Kegunaannya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *