ad banner

Wongunik.com

Buat hari-harimu lebih bermakna!

Jenis Burung Lovebird yang Memiliki Warna Asli Bukan Hasil Kawin Silang

Berbagai jenis Burung Lovebird adalah burung sangat dikenal di kalangan pecinta burung peliharaan. Burung ini sangat disukai karena bulunya yang berwarna-warni dan juga imut. Berikut di bawah adalah beberapa info unik dan menarik mengenai berbagai jenis burung lovebird yang paling digemari.

Fakta Menarik Mengenai Burung Lovebird

Dinamakan dengan Burung Lovebird karena hubungan monogami-nya sangat kuat (hanya memiliki satu pasangan) dan memiliki tampilan yang imut dengan prilaku yang lucu. Sepasang burung lovebird biasanya menghabiskan waktu bersama-sama, yang sekaligus menjadi nama yang mengartikan sifat jenis burung cantik ini. Walaupun burung lovebird cantik, tapi masih belum masuk nominasi 10  besar burung tercantik di dunia versi Wongunik.com.

Jenis Lovebird termasuk keluarga Agapornis, yang masih bagian dari keluarga burung nuri. Bisa dikatakan bahwa unggas kecil ini termasuk jenis burung nuri yang paling kecil.

Ada sembilan jenis burung lovebird yang paling terkenal di dunia. Yang mana, delapan diantaranya berasal dari Afrika. Dan yang satunya berasal dari Madagaskar. Ukurang burung lovebird sekitar 13 sampai dengan 17 cm, dengan berat sekitar 50g. Terlepas dari spesies tertentu, sebagian besar bulu burung lovebird berwarna hijau. Ada banyak variasi jenis lovebird berdasarkan warna bulunya. Sementara, selain dari warna hijau bisa dikatakan beda spesies.

Meskipun burung lovebird asli berasal dari Afrika, hewan peliharaan ini termasuk salah satu peliharaan yang paling populer di seluruh dunia. Termasuk juga di Indonesia, banyak pecinta burung memelihara burung lovebird dengan variasi warna sangat banyak pada penangkaran burung lovebird hasil pembiakan selektif. Jenis seperti itu dinamakan denngan sub-varian, termasuk juga lovebird batman, pasput, cobalt dan masih banyak lagi. Sementara, burung lovebird yang dikawin silangkan untuk mendapatkan warna yang unikpada penangkaran tidak menjadi terlalu spesial di alam liar. Bahkan kurang cocok untuk berbaur di alam liar. Nah, di bawah ini adalah dasar dari semua variasi jenis vurung lovebird.

Loading...

9 Jenis Burung Lovebird yang Memiliki Warna Asli

Disini asli maksudnya bukan hasil rekayasa, perkawinan silang atau pembiakan selektif. Jadi, bukan berarti jenis-jenis lovebird lainnya bukan asli lovebird. Seperti dikatakan sebelumnya, ada sembilan jenis burung lovebird yang dibedakan berdasarkan warna aslinya. Berikut beberapa informasi khusus mengenai kesembilan jenis burung lovebird.

Lovebird Muka Merah Muda (Lovebird 3M)

Lovebir muka merah muda termasuk salah satu jenis lovebird yang paling besar.
Sumber: Pixabay.com

Lovebird muka merah muda juga dinamakan dengan Rosy-faced. Memiliki wajah berwarna kemerah-merahan. Asal jenis lovebird yang satu ini berasal dari padang pasir Afrika barat daya, khususnya daerah Gurun Namib. Spesies ini memiliki dua subspesies, yakni; A. r. catumbella, ditemukan di Angola, dan A. r. roseicollis, ditemukan di Namibia, Botswana dan sebagian di daerah Afrika Selatan. Lovebird muka merah muda termasuk spesies yang paling besar dengan panjang rata-rata 17 s/d 18 cm.

Warna wajah jenis lovebird yang satu ini gampang bermutasi, dan pola warna bulu wajah bervariasi di alam liar. Sebagian besar rosy-faced lovebird berwarna hijau dengan wajah merah jambu dan ekor biru. Tidak ada perbedaan warna dan ukuran antara pejantan dan betina. Burung ini suka mandi. Spfat spesies lovebird yang sangat bersosial dan memiliki suara keras dan vokal. Baik yang jantan dan betina memiliki sifat yang sulit dipertahankan sebagai hewan peliharaan.

Lovebird Fischer

Jenis burung lovebird fischer memiliki warna bulu paling berwarna-warni.
Sumber: Pixabay.com

Burung ini dinamakan dengan nama panggilan Gustav Fischer, seorang penjelajah Afrika berasal dari Jerman di Afrika. Jenis lovebird Fischer adalah spesies yang memiliki bulu berwarna-warni dengan corak paling alami. Bulu bagian punggung dan dada berwarna hijau, dan ke bagian atas dada bertransisi warna ke oranye sampai bagian wajah, yang dimulai dengan corak kuning pada bagian leher dan diakhiri dengan warna hijau zaitun di bagian atas kepala. Memiliki paruh berwarna merah yang menonjol dan ujung ekor sedikit berwarna biru. Panjangnya sekitar 14 cm dan tidak menunjukkan dimorfisme (perbedaan antara jenis kelamin) yang mencolok. Perbedaannya cuma bagian punggung betina yang lebih lebar dari pejantan.

Fischer’s Lovebird sering ditemukan di bagian selatan dan tenggara Danau Victoria daerah Tanzania. Fischer’s lovebird sering dijadikan sebagai hewan peliharaan.

Lovebird Topeng

Burung lovebird topeng mirip dengan lovebird batman.
Sumber: Flickr.com @Martie

Lovebird topeng juga dikenal dengan lovebird kerah kuning atau masked lovebird. Karena bulu lehernya berwarna kuning dan kepalanya berwarna hitam dengan lingkar mata putih. Jenis lovebird yang satu ini mudah dikenali karena wajahnya yang seperti mengenakan topeng hitam. Perkawinan silang dengan jenis lovebird lain menghasilkan jenis baru yang di Indonesia disebut dengan sebutan lovebird batman, salah satu varian yang paling disukai di Indonesia.

Warna yang seperti kerah kuning di bagian lehernya juga sangat menonjol. Paruh masked lovebird berwarna merah dan bulu bagian bawahnya lebih hijau dibandingkan punggungnya. Kerah kuningnya melebar sampai ke bagian dada dan terlihat mulus bertransisi menjadi warna hijau muda ke bagian bawah. Pada bagian matanya terdapat lingkaran putih yang sangat mencolok.

Burung masked lovebird memiliki panjang maksimal 15 cm dan ditemukan di daerah yang sama dengan asal lovebird Fischer, yatu Tanzania bagian utara dan barat laut. Jenis lovebird yang satu ini tidak menunjukkan perbedaan antara jantan dan betina dari segi bentuk dan warna. Jadi, untuk menentukan jenis kelamin burung nuri ini menjadi sulit, karena sepasang lovebird batman berperilaku yang sama.

Lovebird Kerah Hitam

Sumber: Wikipedia.org

Sebagian besar bulu jenis lovebird kerah hitam berwarna hijau dengan kerah berwarna hitam tipis. Namanya sangat jelas mincirikan tampilannya. Jantan dan betina jenis lovebird ini sama persis tampilannya. Burung cantik ini juga disebut dengan lovebird swindern. Ditemukan di daerah jalur katulistiwa hutan hujan Afrika, Kongo-Kinshasa, Kongo-Brazzaville, Kamerun, Republik Afrika Tengah, Liberia, Uganda dan Pantai Gading. Panjang tubuhnya sekitar 13,5 cm.

jenis yang satu ini juga dinamakan dengan black-collared lovebird. Tidak banyak diperdagangan untuk dijadikan hewan peliharaan. Karena lovebird kerah hitam butuh makan buah ara asli yang susah ditemukan.

Lovebird Sayap Hitam

Lovebird sayap hitam memiliki kepala dengan berwarna merah di bagian atasnya.Seperti namanya, jenis lovebird ini bisa dikenali dengan bulu sayapnya yang berwarna hitam mencolok. Dinamakan juga dengan black-winged lovebird. Pada bagian dahi Black-winged Lovebird jantan berwarna merah, dan juga ada lingkaran tipis merah di sekitar mata. Jantan dan betina Lovebird sayap hitam memiliki paruh merah, tapi warna paruh pejantan jauh lebih mencolok. Selain ciri-ciri tadi warna bulu tubuh jenis lovebird ini hijau terang dengan corak sedikit kuning pada ujung bulunya.

Burung lovebird black-winged berasal dari Eritrea dan Ethiopia. Jenis yang satu ini juga tidak terlalu sering diperdagangan untuk dijadikan hewan peliharaan. Burung lovebird black-winged memiliki panjang tubuh maksimal 17 cm.

Lovebird Lilian

Warna lovebird lilian bercorak cerah dan mencolok daj juga termasuk yang paling kecil.
Sumber: Wikimedia.org

Burung lovebird lilian bernama latin Agapornis lilianae dan juga dikenal sebagai Lovebird Nyasa. Spesies ini termasuk yang terkecil dari keluarga nuri jenis lovebird. Panjang tubuh burung lovebird lilian sekitar 13 cm dengan warna bulu mirip lovebird Fischer dan lovebird muka merah. Bagian kepala dan lehernya berwarna oranye dan bertransisi ke warna hijau di bagian belakang, dada, perut dan ekor. Tidak seperti lovebird Fischer yang memiliki ekor berwarna biru. Sekeliling matanya juga terdapat lingkar cincin putih mencolok. Burung Lovebird Lilian sangat langka dan juga jarang diperdagangkan karena sulit dikembang biakkan di penangkaran.

Lovebird Pipi Hitam

Lovebird Black-cheeked adalah jenis lovebird yang paling langka dan terancam punah. Disebut juga dengan sebutan lovebird pipi hitam. Jenis yang satu ini hanya bisa ditemukan di wilayah perbatasan antara Namibia, Zambia, dan Botswana. Burung lovebird black-cheked memiliki panjang tubuh sekitar 14 cm dengan warna hijau pada bagian punggung dan bagian depan. Kepalanya berwarna oranye kecoklatan dengan pipi dan leher hitam. Sedangkan dadanya berwarna hijau dengan transisi oranye ke arah bagian leher. Sekitar linghar matanya berwarna putih mencolok. Jenis burung lovebird yang satu mudah dibiakkan pada penangkaran.

Lovebird Muka Merah

Warna merah pada wajah lovebird muka merah sangan mencolok dan unik.
Sumber: Youtube.com

Jenis yang ini dinamakan dengan lovebird muka merah atau red-faced lovebird karena bagian depan wajahnya berwarna merah mencolok. Jenis burung lovebird yang ini juga dikenal dengan lovebird kepala merah. Panjang tubuhnya sekitar 15 cm dengan warna bagian tubuh lain hijau seragam dengan paruh berwarna merah. Jantan dan betina nya dibedakanoleh warna, yang mana jantan memiliki warna yang lebih kaya. Sementara warna paruh betina pucat dan dengan lebih kecil. Jenis kepala merah bisa dibilang paling banyak populasinya. Berasal dari Afrika Tengah.

Lovebird Kepala Abu-abu

Sumber: Wikipedia.org

Dan yang terakhir adalah jenis lovebird yang satu-satunya berasal dari Madagaskar, yaitu lovebird kepala abu-abu. Jenis yang satu-satunya berasal dari luar Afrika, juga disebut dengan lovebird grey-headed atau Lovebird Madagaskar. Selain lovebird Lilian, lovebird Madagaskar juga termasuk jenis lovebird terkecil dengan panjang maksimal 13 cm.

Pejantan dan betina lovebird grey-headed memiliki warna punggung yang lebih gelap dan pada bagian bawah tubuhnya berwarna hijau muda. Yang jantan memiliki kepala dan dadat bagian atas berwarna abu-abu terang. Sedangkna yang betina memiliki pola warna yang sama dengan jantan. Secara alami, jenis burung lovebird yang satu sangat pemalu. Sehingga membuatnya tidak cocok untuk dijadikan hewan peliharaan. karena enggan berkembang biak di penangkaran. Artinya, lovebird kepala abu-abu jarang dijadikan hewan peliharaan.

Perilaku Burung Lovebird

Di alam liar, lovebird memakan berbagai macam makanan. Mulai dari rerumputan, buah-buahan, sayuran dan terkadang juga serangga. Jika ingin memelihara burung lovebird, sangat disarankan untuk berkonsultasi dengan penjual yang ahli memelihara burung lovebird. Karena beda jenis, beda juga ruang terbang yang dibutuhkan. Setidaknya harus ada ukuran ruang satu meter kubik untuk satu burung lovebird dan dengan sumber air yang selalu tersedia untuk mandi.

Burung lovebird juga mudah jinak dan dan bersosial degnan manusia. Dengan demikian, hewan ini juga bisa menjadi hewan pendamping yang sangat baik jika dibesarkan dengan baik juga. Ikatan antara pemilik dan lovebird harus ditetapkan sejak mulai dibesarkan dari kecil, karena burung ini tidak pernah ganti tuan atau juga ganti pasangan. Pemeliharaannya perlu dilakukan dengan sentuhan yang lembut dan penuh kasih sayang. Jika tidak, burung lovebird tidak akan suka kontak degnan manusia dan akan mematuk. Karena burung lovebird juga memiliki naluri yang ganas, dan seperti jenis burung nuri lainnya, paruh lovebird kuat dan menyakitkan jika dijepit paruhnya.

Kesimpulan

Dari semua varian asli lovebird yang dibedakan berdasarkan warna aslinya, kesemuanya selalu memiliki corak warna hijau. Memang ada burrung lovebird yang sama sekali tidak memiliki corak hijau pada bulunya. Tapi jenis lovebird seperti itu sudah termasuk sub-varian. Contohnya subvarian lovebirt batman dan biru. Ada yang sama sekali tidak memiliki corak hijau.

Jika membahas soal jenis lovebird tidak ada habis-habisnya. Karena burung ini merupakan unggas yang paling banyak varian-nya dan gampang bermutasi dari hasil kawin silang atau pembiakan selektif, dan memang lovebird yang beda varian juga gampang dikawinkan. Makanya dinamakan dengan lovebird. He..he..he…! Tidak seperti jenis kucing liar, misalnya, singa dan harimau yang secara alami tidak mau kawin silang.

Burung lovebird juga seperti jenis burung kakatua yang suka bermain. Oleh karena itu, memelihara burung lovebird perlu mainan kecil yang terbuat dari kayu yang agak lunak. Burung ini juga sangat vokal dengan suara yang melengking dan mengganggu. Tapi jika sudah bersuara demikian biasanya tanda lagi stres. Jika burung lovebird sudah terbiasa dengan tuannya, mau hinggap di jari atau pundak dan mengelus-elus bulunya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *