10 Jenis Burung Kicau Dengan Suara Paling Merdu di Dunia

      Komentar Dinonaktifkan pada 10 Jenis Burung Kicau Dengan Suara Paling Merdu di Dunia
Tombol berbagi:

Alam ini tidak akan lengkap tanpa suara-suara kicau burung paling merdu di dunia. Diantaranya, sebagian besar suara pejantan jenis burung kicau lebih merdu ketimbang betinanya. Setiap jenis burung kicau memiliki nada dan suara kicau yang unik. Berikut ini adalah daftar 10 burung terbaik dengan suara kicau paling merdu di dunia.

1. Burung Bulbul

Kicauan Brung Bulbul termasuk salah satu yang palin merdu.

Sumber gambar: Youtube.com

Kicau burung bulbul padda umumnya memiliki nada yang paling menyenangkan. Suara indah burung ini sering dikumandangkan dalam puisi, buku dan opera di seluruh belahan dunia. Burung bulbul hidup di Asia, Eropa, Afrika dan Mediterania. Dalam bahasa Inggris burung Bulbul disebut dengan Nightingale atau juga digelar sebagai “penyanyi malam”.

Burung bulbul biasanya lebih sering bernyanyi pada musim kawin. Kicauannya yang indah mendengungkan nada-nada yang kaya dengan urutan ceceran dan peluit yang berbeda. Waktu yang tebaik untuk mendengar kicauan burung bulbul adalah pada saat saat fajar dan pada malam hari.

Suara kicau burung Bulbul lebih sering terdengar pada malam hari karena resonansi suaranya bisa terdengar dari jarak jauh dengan jelas pada malam hari. Burung Bulbul jantan berkicau cukup lama ketika menarik perhatian Bulbul betina. Kicauan burung Bulbul jantan dewasa lebih dari 250 variasi.

Burung bulbul hanya memiliki panjang sekitar 14-17cm. Baik burung bulbul laki-laki dan perempuan terlihat mirip. Mereka memiliki bulu coklat polos, keputihan tenggorokan dan bulu coklat kemerahan. Pada musim Musim Dingin mereka bermigrasi ke Afrika dan di musim semi Sarang mereka melakukan perjalanan ke Utara untuk berkembang biak.

2. Burung Kenari

Warna burung Kenari cukup lembut dan kicauannya merdu.

Sumber gambar: 4hdwall.com

Burung Kenari adalah jenis burung kicau yang sangat terkenal. Nama hewan ini berasal dari daerah habitat aslinya, yaitu kepulauan Canary, di Spanyol. Burung Kenari dikenal sebagai burung peliharaan sejak abad ke-17 karena suara kicauannya yang sangat merdu. Burung kenari jantan merupakan penyanyi yang lebih baik daripada betinanya. Kicauannya memiliki pola dan nada yang unik. Burung kenari juga mampu meniru suara yang didengarnya berulang kali.

Pelatihanan yang tepat juga memungkinkan burung Kenari untuk mempelajari berbagai jenis nada. Burung Kenari memiliki kemampuan untuk mempelajari nada instrumen musik, dan suara burung lainnya. Burung kenari bernyanyi di semua musim kecuali musim panas. Selama musim panas, hewan ini merontokkan bulu lama dan sebagian besar jenis Kenari tidak bernyanyi pada saat tersebut.

3. Burung Tuwur Asia

Sumber gambar: iamkohchang.com

Burung Tuwur Asia adalah anggota keluarga tekukur. Jenis burung kicau yang satu ini ditemukan di India, Australia, Bangladesh, Kepulauan Solomon, Indonesia dan negara Asia Tenggara lainnya. Tuwur Asia sangat vokal dengan berbagai kicauan, tetapi jauh berbeda dengan kicauan tekukur biasa. Burung kicau ini biasanya bernyanyi selama musim kawin, mulai bulan Maret hingga Agustus. Tuwur Asia jantan memiliki suara kicau yang unik dan biasanya mengulang kicauannya dalam interval tertentu. Sedangkan Tuwur Asia betina betina memiliki kicauan ritmis yang cukup berbeda nadanya dengan yang jantan.

Habitat Burung Tuwur Asia berada di hutan yang terang. Pejantannya berkicau untuk menandai wilayah yang dikuasainya sekaligus menarik perhatian sang betina. Tuwur Asia jantan berwarna hitam kekuningan dan kicauannya sangat keras dan bernyanyi dalam waktu yang cukup lama. Sedangkan Tuwur Asia betina memiliki tubuh bagian atas berwarna coklat dengan bintik-bintik putih. Bagian bawah betina berwarna krem dengan garis coklat. Burung Tuwur Asia dalam bahasa Inggris disebut dengan Asian Koel. Burung ini tergolong jenis burung parasit yang bertelur di sarang burung lainnya. Jadi, anakan Tuwur Asia di alam liar biasanya di asuh oleh jenis burung yang lain.

4. Burung Rose-breasted Grosbeak

Sumber gambar: Allaboutbirds.org

Grosbeak Rose-breasted adalah salah satu burung kicau terbaik yang berasal dari Northeastern Amerika Serikat dan Kanada. Burung ini memiliki bulu berwarna hitam dan putih terang dengan tanda segitiga merah gelap pada dadanya yang berwarna putih. Jantan dan betina Rose-breased Grosbeak dapat bernyanyi dengan suara kicauan yang sangat merdu. Yang jantan biasanya berkicau di cabang-cabang pohon paling atas, sedangkan yang betina berkicau selama inkubasi dan saat membangun sarang.

Hewan unggas ini berkembang biak di hutan dan berhabitat asli di Northeastern Amerika Serikat. Pada saat musim dingin, burung ini pindah ke Amerika Tengah dan Selatan. Selama musim dingin, Rose-breasted Grosbeak mencari makanan berkelompok. Maraknya penebangan hutan menyebabkan jumlah spesies burung yang menarik ini menurun drastis.

5. Burung Robin

Sumber gambar: Animalspot.net

Burung Robin dikenal karena bulunya yang mencolok dan kicauannya yang indah. Disebut juga sebagai Robin Amerika. Kicauan burung Robin berbeda-beda dan biasanya mengulang beberapa kicauan sekitar tiga hingga empat kali berturut-turut dengan nada-nada yang berbeda. Kicauan burung Robin sering terdengar pada saat fajar. Uniknya, ketika ada ancaman dari hewan predator, burung ini berkicau dengan arti sebagai tanda peringatan.

Habitat burung robin adalah hutan pinus, daerah pegunungan, semak-semak, dan hutan. Bulu pejantan berwarna coklat keabu-abuan dengan kepala hitam dan bagian bawah tubuhnya berwarna oranye. Sedangkan yang betina memiliki warna pucat. Makanan burung Robin adalah cacing tanah, serangga dan buah-buahan.

6. Murai Batu

Sumber gambar: Tribunnews.com

Murai batu adalah salah satu burung kicau yang paling digemari di Indonesia dan juga di beberapa negara. Asal burung ini ditemukan Asia, Eropa dan Afrika. Burung Murai Batu sangat terkenal karena kicauannya yang indah yang bisa menirukan berbagai macam nada. Burung ini biasanya berkicau berpasangan di cabang-cabang pohon paling atas di daerah hutan bebatuan. Burung murai batu biasanya mengulangi beberapa nada kicauan tiga hingga empat kali.

Burung ini memiliki panjang antara 21-25cm dengan berat berat bisa mencapai 110 gram. Habitat asli murai batu tinggal di hutan dan di taman-taman pinggiran kota. Burung ini juga melakukan perjalanan jauh pada saat pergantian musim.

7. Karakalo Australia

Karakalo Australia

Sumber gambar: Nzbirdsonline.org.nz

Dengan lebar sayap 1 meter, burung yang termasuk keluarga tekukur ini merupakan burung parasit terbesar di dunia. Karakalo Australia bernama asli Channel-billed Cuckoo dan bernama latin scythrops novaehollandiae. Karakalo Australia bisa ditemukan di habitat aslinya, yaitu di Australia Timur, Indonesia dan Papua Nugini. Burung ini terbilang unik karena selain suara kicaunya yang khas, bentuk burung ini juga indah dan besar.

Selama musim semi, burng Karakalo Australia berpindah ke Australia Timur Mereka dan berkembang biak di daerah subtropis Australia. Selama periode tersebut, jenis burung ini akan membuat kicauan kedatangan yang bervariatif. Kicauannya bisa didengar dari jarak setengah kilometer. Jika terdapat dua burung Karakalo Australia atau lebih, masing-masing akan berkicau keras dengan nada yang berbeda-beda.

Sama seperti jenis tekukur yang bernama (Tuwur Asia nomor 3), Karakalo Australia bertelur di sarang burung jenis lain, terutama di sarang burung gagak karena besar sarangnya cukup untuk anakan Karakalo Australia. Dibutuhkan waktu tiga hingga empat minggu agar anakan Karakalo berbulu lebat dan bisa meninggalkan sarang tuan rumah. Nah, sedangkan pada musim dingin berikutnya, gerombolan burung ini kembali ke Papua Nugini dan Indonesia.

8. Jalak Suren

Sumber gambar: Jalaksuren.net

Burung jalak suren dikenal juga dengan nama Pied Myna. Sedangkan dalam bahasa inggris dinamalan Asian Pied Starling. Karena suara kicaunya yang indah dan juga bisa dijinakkan jika dipelihara dari anakan membuat burung jaka suren memiliki daya tarik tersendiri di kalangan pecinta burung. Harga burung jalak suren berfariatif bekisar 350.000 s/d 850.000 rupiah. Sementara anakannya sekitar 350rb. Sedangkan yang suah pernah menjuarai lomba harganya melonjak di atas 2 juta rupiah.

Asal burung jalak suren adalah Asia Tenggara dan India. Kelebihan jenis burung kicau jalak ini dibandingkan dengan jenis jalak yang lain (termasuk beo) adalah, suara kicauannya yang tebal dan keras. Burung ini di Indonesia di sebut juga sebagai burung penjaga rumah, karena jika melihat orang tak dikenal, burung ini akan bersuara lebih ngotot. Panjang burung jalak suren adalah sekitar 20 s/d 24cm.

9. Burung Kacer

Sumber gambar: Agrowindo.com

Burung Kacer dikenal juga dengan nama Magpie Robin dan dengan nama latin copsychus saulari. Burung kicau ini berekor lurus dan panjang dengan warna khas hitam putih. Sayapnya berwarna hitam dan putih di tengah. Sedangkan pada bagian perut dan dada berwarna putih, sedangkan tubuh bagian atas seluruhnya berwarna hjitam, termasuk matanya.

Habitat asli burung kacer adalah Asia Tenggara dan India. Sarangnya dibuat kayu pohon yang dilubangi. Pejantannya bersuara lebih keras dan lebih sering berkicau pada masa musim kawin tiba. Kicauannya yang berfariasi adan terus-menerus membuat burung Kacer digemari para pecinta jenis burung kicau.

10. Kakatua Hitam Ekor Kuning

Sumber gambar: Flickr.com @ Andrew Shipway

Kakatua hitam ekor kuning adalah burung kakaktua besar dengan warna bulu hitam yang mencolok. Burung itu juga memiliki corak kuning pada ekornya. Jenis kakatua ini ditemukan di Australia Tenggara dan biasanya ditemukan di mendiami di hutan. Bahasa latin burung kakatua hitam ekor kuning adalah Calyptorhynchus Funereus.

Burung kakaktua hitam ekor kuning dikenal karena kicauannya yang sangat keras dan bernada tinggi. Oleh karena itu, kicauannya yang keras dapat terdengar dari jarak jauh.

Orang-orang yang tinggal di Australia Tenggara sangat akrab dengan kicauan burung kakaktua hitam ekor kuning. Jenis kakaktua ini biasanya hidup berkelompok berjumlah tiga atau empat ekor. Kicauan bernada tinggi sambil terbang membantu teman kelompoknya saling terhubung satu sama lain. Kakatua hitam ekor hitam bersuara lembut ketika mencari makanan dan apabila merasa terancam akan membuat kicauan peringatan yang keras.