Semua hal yang berbau porno, baik kata, suara, gambar, atau aksi, dirancang untuk media fantasi untuk membangkitkan gairah seksual. Gambar-gambar gadis dengan mengenakan pakaian seksi atau mengekspos lekuk tubuh dan terlalu terbuka, walaupun tujuannya bukan untuk membangkitkan gairah, juga merupakan hal yang dilarang di berbagai negara, termasuk di Indonesia. Memang tujuannya berbeda, tapi setiap negara memiliki standar entertainmentnya masing-masing yang menentukan konten mana yang tidak layak untuk disajikan secara sah.

Seberapa Besar Industri Pornografi?

Tahukah kamu, perputaran uang industri haram ini bernilai miliaran dolar. Tetapi bagaimana perasaan kamu mengenai porno? Hampir semua orang dewasa sudah pernah melihat atau menonton novel, gambar, atau video porno baik sengaja ataupun tidak sengaja. Apalagi, sejak kehadiran internet, pornografi jauh lebih marak dan lebih mudah diakses dari manapun karena kurangnya regulasi negara-negara tertentu mengenai pelarangan penyebaran konten porno melalui internet.

Walaupun banyak juga negara-negara yang melarang konten pornografi, faktanya adalah; sekitar 25 persen dari semua pencarian di internet adalah kata kunci untuk mencari konten pornografi. Dan parahnya lagi, hampir 30.000 orang dari seluruh dunia menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan porno tersebut dalam satu detik. Tentu angka tersebut angka yang sangat signifikan. Namun belum jelas dikabarkan secara detail dan sah untuk pengkategorian kelompok umur dari pengguna internet yang mencari gambar atau video porno melalui mesin pencari tersebut.

Namun ad hal yang mengejutkan mengenai hal tersebut. Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh London School of Economics, ditemukan bahwa 90 persen anak di bawah umur berusia antara 8-16 tahun telah mengakses konten porno secara online. Sebagian kecil diantaranya belum diketahui maksud untuk menemukannya, dan sebagian besar mereka mengakses gambar atau video porno justru pada saat mengerjakan PR.

Seks Itu Alami

Memang kita memiliki hak kebebasan dalam berbicara dan berekspresi. Sementara, seks itu memang alami, dan ada yang bilang merupakan kebutuhan biologis. Namun, dimana letak kesalahan konten porno?

Kalau di Indonesia, hal-hal yang berbau porno adalah hal yang dianggap tabu. Apalagi jika suatu perbincangan antara pria dan wanita yang bukan suami istri, pada umumnya jika mengarah ke perbincangan mengenai seks atau fulgar tentu akan membuat pembicaraan tersebut semakin tabu. Tetapi faktanya pengaruh pornografi sangatlah kuat, walaupun negara-negara tertentu melarang dan memblokir materi gambar dan video porno yang di sebarkan di internet.

Porno membuat pikiran anak muda menjadi penasaran.

  • Penelitian telah membuktikan bahwa porno bisa mengubah perasaan kita mengenai diri kita sendiri dan mengenai seks atau hubungan intim. Sangat mudah untuk membuat perasaan serba kurang. Kurang seksi, kurang cantik, atau kurang ganteng. Dan ketika tubuh normalnya mulai berbulu dan membesar, pikirannya selalu mengarah ke hal-hal porno.
  • Porno juga dapat mempengaruhi perilaku. Banyak gambar atau video porno menunjukkan gadis berperan tunduk diperintahkan apa saja dalam berhubungan badan atau berperan menjadi korban pemerkosaan. Misalnya, dideo porno yang mungkin menunjukkan seorang gadis yang menikmati dirinya diperkosaan oleh orang tak dikenal. Faktanya, tidak ada gadis yang menginginkan dirinya di perkosa, tetapi banyak video porno yang memberi kesan bahwa gadis menikmati dirinya diperkosa. Memang tidak semua yang pernah nonton adegan porno seperti tadi menyakiti orang lain. Tetapi faktanya banyak kasus pemerkosaan menyingkapkan bahwa pornografi adalah pemicu tindakan pemerkosaan.
  • Nonton porno menimbulkan banyak penyelewengan seks dan penyakit kelamin. Misalnya AIDS dan HIV, patah hati dan cinta segitiga. Pornografi menggunakan seks di luar konteks dan mengemasnya menjadi seolah-olah tindakan fisik semata. Dimana, kondom menjadi tidak relevan dan para pemerannya menunjukkan hal tersebut biasa saja. Hal ini membawa dampak pada orang yang menikmati video porno menjadi enggan menggunakan kondom saat berhubungan intim.
  • Secara keseluruhan bahwa pornografi membawa dampak yang negatif terhadap tindakan dan perilaku. Baik untuk laki-laki atau gadis. Terutama ketika umur masih muda dimana masih punya rasa penasaran yang tinggi untuk mencari tahu bagaimana rasanya seks. Bahayanya, ketika seorang anak muda baik laki-laki ataupun gadis menyimpan video porno, susah untuk memutuskan untuk menghapusnya.

Bintang Porno Wanita Memilih untuk Melakukannya. Apa Salahnya?

Sebenarnya bintang film porno tidak suka dengan profesi mereka.Hal ini adalah argumen yang umum yang diandalkan untuk mendukung industri pornografi. Tetapi ketika ditanya, masalah yang sebenarnya adalah – pilihan apa bagi para gadis bintang porno tersebut selain bekerja di industri seks? Jawabannya menyedihkan; para gadis muda tersebut tidak ada pilihan lain.

Industri pornografi populer bukan karena industri ini merupakan industri yang terbaik untuk dikerjakan. Banyak para bintang porno diperlakukan buruk oleh atasan mereka – dipaksa, diancam, dan bahkan dipukuli untuk melakukan tindakan yang mereka tidak suka. Pemeran porno berisiko terkena penyakit kelamin. Selama ada peredaran pornografi, hal ini akan terus terjadi.

Apa Kata Hukum Mengenai Porno?

Porno adalah ilegal karena kecenderungan dampaknya merusak orang yang menikmatinya, baik pelaku atau audiens. Kepemilikan atau pengunduhan pornografi anak di bawah umur merupakan pelanggaran pidana yang serius.

Apakah Ada Baiknya Menonton Video Porno?

Pornografi adalah fantasi, yang mana kenyataannya berbeda dari apa yang ada di fantasi (bintang porno) haram ini. Pornografi hanya membuat kamu menjadi merasa aneh di dalam, gelisah, bingung, atau kesal. Maka jangan menonton porno. Adik-adik yang masih sangat tidak disarankan untuk menonton video porno. Banyak kegiatan yang bermanfaat lainnya ketimbang menonton video porno. Misalnya, berolah raga, membaca buku pengetahuan, dll.